Post Terbaru

Lailatul Qadr Malam 1000 Bulan

Lailatul Qadr Malam 1000 Bulan

Lailatul Qadr atau malam 1000 bulan adalah malam yang ditunggu oleh kaum muslim yang sedang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Ya, Lailatul Qadr adalah satu malam yang sangat istimewa dan hanya terdapat di bulan Ramadhan. Banyak kaum muslim beriman yang menunggu dan merindukannya karena hanya terjadi satu tahun satu kali serta memiliki banyak keutamaan dan keberkahan didalamnya.

Sayangnya malam ini tidak bisa dipastikan kapan datangnya. Konon hanya orang yang benar-benar tekun dan ikhlas melaksanakan ibadah yang bisa merasakan dan mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadr.

Beberapa ayat dalam Al Quran dan hadist dan memberikan penjelasan tentang malam yang penuh berkah ini. Menjelaskan apakah sebenarnya Lailatul Qadr ini? Apa keistimewaannya? Kapan terjadinya? Apa ada tanda-tandanya? dan bagaiman sebaiknya kita menjalani malam yang penuh berkah ini.


Apa itu Lailatul Qadr

Satu surat dalam Al Quran yang begitu rinci menceritakan malam ini ialah surat Al-Qadr ayat 1 sampai 5.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadr (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadr itu? Lailatul Qadr itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. “ (QS Al-Qadr: 1-5)

Dari Surat Al-Qadr di atas, Tafsir Jalalain memberikan kesimpulannya bahwa Lailatul Qadr itu adalah saat dimana di urunkannya Al-Qur’an dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia. Kemuliaan malam tersebut telah dikabarkan kepada Rasulullah SAW. Bulan itu dikatakan satu bulan dengan barakah seperti 1000 bulan. Di malam tersebut para malaikat-malaikat dan Jibril turun ke bumi dan memohon Allah mengabulkan doa-doa hamba-Nya. Kemuliaan malam tersebut berakhir sampai terbitnya fajar.

Pentafsiran lain mengenai ayat pertama surah Al-Qadr ini dapat kita lihat dari Tafsir Ibnu Kathir: Allah SWT telah mengabarkan sesungguhnya Ia telah menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadr. Dimana Allah berfirman, “Sesungguhnya kami turunkannya di malam yang barakah”. Inilah yang kemudian dikenal sebagai malam Al-Qadr yang ada dalam bulan Ramadhan sebagaimana firman-Nya, “Pada bulan Ramadhan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an”.

Berkata Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu bahwa Allah SWT telah menurunkan Al-Qur’an keseluruhannya (secara total) dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah dari langit dunia kemudian ia diturunkan secara berpisah dan berperingkat selama 23 tahun ke atas Nabi SAW, kemudian firman Allah beliau memuliakan Lailatul Qadr dimana Allah SWT telah mengizinkan penurunan AL-Qur’an.


Keistimewaan Lailatul Qadr

Sheikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi merujuk kepada surah Al-Qadr didalam membicarakan persoalan keistimewaan Lailatul Qadr, katanya : “Allah telah memuliakan Al-Quran dimalam ini, dan ditambahnya dengan maqam yang mulia, yaitu kedudukan dan kemuliaannya yang sangat banyak dari kebaikan dan kelebihan dari 1000 bulan. Apa-apa ketaatan dan ibadah didalamnya menyerupai 1000 bulan yang bukan Lailatul Qadr. 1000 bulan ini menyamai 83 tahun 4 bulan. Hanya di satu malam ini lebih baik dari umur seseorang yang menghampiri 100 tahun, jika tambah berapa tahun beliau baligh dan dipertanggung jawabkan”.

Dan pada malam itu turunnya malaikat-malaikat dengan rahmat Allah dengan kesejahteraan dan barakahnya. Dan kesejahteraanya melimpah sehingga ke terbit fajar. Didalam As-sunnah, banyak hadist-hadist yang menyebutkan mengenai keutamaan Lailatul Qadr ini. Yang banyak dianjurkan untuk mencarinya pada 10 malam terakhir. Dalam Sahih Bukhari dari Hadis Abu Hurarirah, “Barangsiapa yang berqiam dimalam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan bersungguh-sungguh maka telah diampunkannya apa yang telah lalu dari dosanya”. (Riwayat Bukhari didalam Kitab Al-Saum).

Rasulullah SAW telah memberi penjelasan kepada siapa yang lalai dan tidak memperhatikan malam tersebut, yaitu sama seperti menghalang diirinya dari menerima kebaikannya dan ganjarannya. Berkata para sahabat yang telah dinaungi mereka bulan Ramadhan, “Sesungguhnya bulan ini telah hadir kepada kamu didalamnya mengandung malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Siapa yang memuliakannya maka beliau akan dimuliakan kebaikan semua perkara. Dan siapa yang tidak memuliakannya maka kebaikannya akan dihalang”. (Riwayat Ibnu Majah dari Hadis Anas, isnad Hassan sebagaimana didalam Sahih Jaami’ Al-Saghir).

Sheikh Ibnu Taimiyyah (Majmu’ fatawa – Jilid-25/286) membicarakan tentang yang mana satu lebih afdal, diantara Malam Isra’ Nabi saw atau Lailatul Qadr? Kata: “Sesungguhnya Malam Isra’ lebih afdal dan Lailatul Qadr lebih afdal bila dinisbahkan kepada umat…”. Manakah yang lebih afdal 10 Zulhijjah atau 10 malam terakhir Ramadhan?. Kata Ibnu Taimiyyah, “Hari 10 Zulhijjah lebih afdal dari hari 10 dari bulan Ramadhan. Dan malam-malam 10 akhir Ramadhan lebih afdal malam 10 Zulhijjah”. Jelas menunjukkan bahwa para ulama menyatakan bahwa Lailatul Qadr ini sangat istimewa kepada umat Muhammad.

Anas bin Malik ra menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan keutamaan Lailatul Qadr disitu adalah bahwa amal ibadah seperti shalat, tilawah al-Qur'an, dan dzikir serta amal sosial (seperti shodaqoh dana zakat), yang dilakukan pada malam itu lebih baik dibandingkan amal serupa selama seribu bulan (tentu di luarLailatul Qadr sendiri). Dalam riwayat lain Anas bin Malik juga menyampaikan keterangan Rasulullah SAW bahwa sesungguhnya Allah mengkaruniakan " Lailatul Qadr" untuk umatku, dan tidak memberikannya kepada umat-umat sebelumnya.


Kapan Terjadinya Lailatul Qadr

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim)

Dan di kesempatan lain beliau bersabda: “Carilah Lailatul Qadr pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya).

Yang dimaksud dengan malam-malam ganjil yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan malam dua puluh sembilan.

Pendapat lain, terjadinya Lailatul Qadr itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terkahir bulan Ramadhan.

"Carilah malam Lailatul Qadr di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” [Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169]

Lalu kapan tanggal pasti Lailatul Qadr terjadi? Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah telah menyebutkan empat puluhan pendapat ulama dalam masalah ini. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan oleh beliau adalah Lailatul Qadr itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun (Fathul Bari, 4/262-266).

Kesimpulannya jika seorang muslim mencari malam Lailatul Qadr carilah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir : 21, 23,25,27 dan 29. Kalau lemah dan dan tidak mampu mencari pada sepuluh hari terakhir, maka carilah pada malam ganjil tujuh hari terakhir yaitu 25,27 dan 29.

Para ulama mengatakan bahwa hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tanggal pasti terjadinya Lailatul Qadr adalah agar orang bersemangat untuk mencarinya. Hal ini berbeda jika Lailatul Qadr sudah ditentukan tanggal pastinya, justru nanti malah orang-orang akan bermalas-malasan.


Tanda-tanda Lailatul Qadr

Beberapa hadist memberikan petunjuk tentang tanda-tanda Lailatu Qadr, diantaranya;

Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lailatul Qadr adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan.” (HR Al Baihaqi)

Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar (yang menyilaukan). Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata, “Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadlan). Dan tanda-tandanya ialah, pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR Muslim)

Hadist lain juga menyatakan “Lailatul Qadr adalah malam yang terang benderang, tidak seberapa panas dan tidak seberapa dingin, tidak ada awan, tidak ada hujan, tidak berangin kencang dan tidak ada bintang yang dilemparkan (meteor). Sebagian tanda pada siang harinya adalah matahari terbit tidak bersinar terang.” (HR. Thabrani)


Bagaimana Sebaiknya Menjalani Lailatul Qadr?

Ada beberapa hadis yang menunjukkan betapa ruginya seseorang yang tidak pernah berusaha mencari Lailatul Qadr. Menurut Sheikh Abdul Aziz bin Baaz dan Sheikh Salleh Munajjid seorang Islam haruslah mencari malam 10 terakhir Ramadhan sebagaimana Rasulullah SAW mengarahkan umatnya menuntut ganjaran dan pahala di mana seseorang yang mendirikannya dan iman dan azam pada malam tersebut, dia akan menerima ganjarannya. Rasulullah SAW telah bersabda: “Barangsiapa yang berqiam di malam Qadr dengan keimanannya maka Allah akan mengampunkan dosanya yang telah lalu”.

Dalam riwayat lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Hadits Riwayat Bukhari 4/217 dan Muslim 759)

Maka sungguh merugi seseorang yang luput dari malam tersebut. Seharusnya setiap muslim mencamkan baik-baik sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Di bulan Ramadhan ini terdapat Lailatul Qadr yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa diharamkan dari memperoleh kebaikan di dalamnya, maka dia akan luput dari seluruh kebaikan.” (HR. Ahmad 2/385)

Jadi yang harus dilakukan kaum muslim pada malam Lailatul Qadr ialah; Bersholat Isya’ secara berjamaah, sholat subuh berjamaah dan pada malamnya mendirikan shalat malam. Di dalam hadist Sahih diriwayatkan Nabi bersabda, “Barangsiapa yang bersholat Isya’ berjamaah, seolah-olah ia berqiam di separuh malam, dan barangsiapa yang bersolat subuh berjamaah, seolah-olah ia bersholat disepanjang malam tersebut." (Riwayat Ahmad, Muslim).

Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari para sahabat saat bertanya pada Rasullullah SAW  ”Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah Lailatul Qadr. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab,”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah)


Berbagai Sumber.

Mempercepat Kerja Browser Chrome

Mempercepat Kerja Browser Chrome


Meskipun Google Chrome memiliki fitur DNS prefetching untuk meningkatkan kecepatan load suatu situs web, tapi kadang browser Chrome masih lambat saat melakukan tugas-tugas tertentu. Tapi anda tidak perlu beralih menggunakan browser lain, karena dengan menghapus beberapa informasi yang tidak dibutuhkan dan mengaktifkan fitur eksperimental di Google Chrome, maka Anda bisa mengatasi masalah ini dan mempercepat proses browsing di internet. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempercepat kinerja Google Chrome.


Membersihkan Data Cache dan Cookies

Ketika Anda menjelajahi situs web, Google Chrome mencatat dan menyimpan data histori browsing Anda, termasuk semua situs web lama yang telah Anda kunjungi dalam sepuluh minggu terakhir. Google Chrome juga menyimpan data cookies yang menyimpan preferensi situs dan informasi profil suatu situs web yang akan digunakan nantinya bila mengkases situs tersebut.

Cache dan cookies dapat menghemat waktu load konten di situs web tertentu, tetapi mereka juga dapat memperlambat kinerja Google Chrome secara keseluruhan, terutama bila file ini rusak. Bila Anda mendapati kerja Google Chrome menjadi lambat, anda bisa menghapus semua cookies dan histori browsing untuk mengurangi bebannya sehingga kerja Google Chrome menjadi lebih cepat.


Nonaktifkan Plugins yang Tidak Dibutuhkan

Plugins adalah aplikasi yang dirancang untuk menjalankan fungsi tertentu di browser yang tidak bisa dilakukan oleh Chrome. Misalnya salah satu plugin yang umum adalah Adobe Flash Player, untuk menonton video streaming seperti YouTube. Meskipun plugin dapat meningkatkan peforma browsing di Internet, mereka juga dapat memperlambat browsing Anda. Plugins, seperti halnya cookies dapat juga menjadi saling tidak sesuai atau mungkin konflik dengan fungsi Google Chrome lainnya - dan tentu saja akan membutuhkan waktu bagi Chrome untuk menyelaraskan konflik sehingga load menjadi lebih lambat.

Anda perlu memeriksa plugin yang memperlambat kinerja Chrome. Nonaktifkan plugin Google Chrome dengan mengunjungi "chrome://plugins/" - kemudian cek ulang loading chrome apakah browsing menjadi lebih cepat. Jika "ya", maka bila plugin ini tidak terlalu dibutuhkan, mungkin Anda perlu menonaktifkan plugin tersebut.


Nonaktifkan Ekstensi yang tidak Dibutuhkan

Bila efek plugin hanya satu fungsi online yang spesifik, dan dipasang oleh penyedia aplikasi pihak ketiga. Maka ekstensi di Chrome memberikan efek secara langsung pada browser. Semakin banyak ekstensi yang diinstal, semakin besar kemungkinan mereka memperlambat kerja Google Chrome. Kunjungi halaman ekstensi Google Chrome di "chrome://extensions/" untuk menonaktifkan ekstensi yang tidak dibutuhkan, dan kemudian tes ulang dengan browsing situs web tertentu.


Mengaktifkan Opsi Eksperimental

Google Chrome mendukung sejumlah opsi-opsi tersembunyi Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan sesuai keinginan Anda untuk tujuan tertentu. Opsi ini bersifat eksperimentaldan Google Chrome memperingatkan bahwa merubah fungsi opsi mungkin saja dapat merusak browser Chrome Anda;

Namun, fungsi yang disebut GPU compositing akan mempercepat Google Chrome. Saat Anda menelusuri Internet, Google Chrome bergantung pada prosesor komputer untuk memuat informasi. Dengan GPU compositing, Google Chrome mengandalkan graphics processing komputer Anda untuk mempercepat waktu loading pada semua halaman situs web. Untuk merubahnya kunjungi halaman "chrome://flags" di Google Chrome, klik "GPU compositing on all pages" tombol drop-down dan pilih "Enable."

Selamat mencoba..!

Keistimewaan Puasa dan Bulan Ramadhan

Keistimewaan Puasa dan Bulan Ramadhan

Puasa merupakan salah satu rukun dalam Rukun Islam, dimana kita diharuskan menahan makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenam matahari dan menjauhi semua hal yang membatalkan puasa. Banyak sekali jenis puasa baik sunnah maupun yang wajib, dan kali ini kita akan membahas keutamaan puasa dan bulan Ramadhan, bulan yang sangat mulia buat umat Islam dimana pada bulan Ramadahan ini pahala semua amal kebaikan dan ibadah dilipat gandakan oleh Allah SWT.

Mari kita lihat beberapa keistimewaan bulan Ramadhan

1. Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan,”(Dalam ayat ini) Allah ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ‘alaihimus salam.” (Tafsirul Qur’anil Adzim, I/501, Darut Thoybah)

2. Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Muslim)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,”Pintu-pintu surga dibuka pada bulan ini karena banyaknya amal saleh dikerjakan sekaligus untuk memotivasi umat islam untuk melakukan kebaikan. Pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dilakukan oleh orang yang beriman. Setan-setan diikat kemudian dibelenggu, tidak dibiarkan lepas seperti di bulan selain Ramadhan.” (Majalis Syahri Ramadhan, hal. 4, Wazarotul Suunil Islamiyyah)

3. Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah -yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim. Allah ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ – وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ – لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr [97] : 1-3)

Dan Allah ta’ala juga berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3)

Ibnu Abbas, Qotadah dan Mujahid mengatakan bahwa malam yang diberkahi tersebut adalah malam lailatul qadar. (Lihat Ruhul Ma’ani, 18/423, Syihabuddin Al Alusi)

4. Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Doa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar sebagaimana dalam Mujma’ul Zawaid dan Al Haytsami mengatakan periwayatnya tsiqoh/terpercaya. Lihat Jami’ul Ahadits, Imam Suyuthi)


Beberapa keistimewaan Puasa

1. Puasa adalah Perisai

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga
3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan
4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)

6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Maroji’: Shifat Shaum Nabi fi Ramadhan, Syaikh Salim Al Hilali & Syaikh Ali Hasan Al Halabi dengan sedikit tambahan



Credit to

  1. Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
  2. Muroja’ah: Ustadz Abu Sa’ad
  3. Sumber www.muslim.or.id

Efek Buruk Memukul Anak

http://www.iwansetiawan.com/2014/05/efek-buruk-memukul-anak.html


Bukan rahasia umum lagi bahwa banyak orang tua yang sering memukul anak mereka. Alasan pemukulan bisa disebabkan dengan berbagai alasan, seperti karena anak yang nakal atau susah diatur, atau alasan lain yang sebenarnya adalah hal sepele.

Dalam sebuah penelitian menyatakan bahwa memukul anak-anak ternyata tidak menyelesaikan masalah. Karena, sebagian besar anak akan kembali berulah dalam waktu beberapa menit ke depan.

Dilansir dari Heath Day, sebagai bagian dari penelitian, para peneliti dari Southern Methodist University, di Dallas menempatkan perekam suara di rumah 33 keluarga yang berbeda. Selama enam hari, para peneliti mengungkapkan sekurang-kurangnya anak dipukul orangtua sebanyak 41 kali pada 15 keluarga yang berbeda. Sebanyak 75 persen dari insiden tersebut, menunjukkan anak "yang dipukul" akan nakal lagi hanya dalam waktu 10 menit.

Pemimpin penelitian, Dr George Holden, mengatakan berdasarkan hasil penelitian, orangtua yang banyak "berteriak" lebih mungkin untuk memukul anak-anak mereka. "Orangtua sering memukul anak-anak mereka atas kesalahan yang sepele, dan beberapa ibu melakukannya lebih banyak dari data laporan yang pernah diidentifikasi. Hal ini nyata. Sebab, rekaman memberikan informasi faktual, yang tidak bisa diberikan oleh data laporan," ujar Holden.

Tak hanya itu, Holden menambahkan pukulan tersebut tak memberikan efek yang berarti.
"Sebaliknya, saat orangtua berpikir memukul anak dapat mengatasi masalah, sebenarnya hal itu tidak bekerja. Namun, lebih dari itu, pukulan dapat mengakibatkan perilaku anak lebih agresif, mudah cemas, bahkan depresi," ungkapnya.

Tahun lalu, sebuah penelitian dari University of Michigan menunjukkan, seiring berjalannya waktu, "memukul" akan menyebabkan perilaku anak memburuk. Sementara, studi lain yang dilakukan oleh para peneliti di Columbia University di New York, mengungkapkan anak berusia lima tahun yang kerap dipukul oleh orangtuanya akan tumbuh cenderung lebih agresif dan lebih sering melanggar peraturan di sekolah.

Di sisi lain, penelitian ini juga menunjukkan, anak-anak yang dipukul oleh ayah ketika mereka berumur lima tahun, berdampak buruk pada kemampuan berbicara dan bahasa mereka. Jadi sebaiknya hentikan untuk tindakan hukuman dengan memukul anak Anda.


Sumber: Intisari

Mengapa Do'a Tidak Terkabul



Dalam kehidupan doa memegang peranan yang sangat penting karena dapat memberikan kekuatan dalam bathin yang dapat mempengaruhi pikiran, semangat dan tindakannya dalam menghadapi masalah kehidupan. Tetapi bukan hanya orang yang memiliki masalah saja yang perlu berdoa, dalam keadaan senangpun manusia dianjurkan untuk tetap berdoa karena doa merupakan otaknya ibadah, dengan berdoa akan memperlihatkan penghambaan manusia kepada Allah. Dengan berdoa kepada Allah, maka terwujudlah: Allah, tempat meminta, tempat memohon, sedang si hamba adalah makhluk yang hina dan selalu dalam kekurangan.

Yang jadi masalah kadang manusia jadi ragu dan menjadi malas berdoa karena merasa doa yang dipanjatkan kepada Allah tidak dikabulkan. Padahal bukankah Allah berjanji selalu mengabulkan do'a setiap hamba-Nya? Seperti yang tertulis dalam Al Quran;

"Dan berfirman Tuhanmu, berdo'alah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu". (TQS. Al Mukminum : 60)

Juga dalam surat lainnya;

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku". (TQS Al-Baqarah: 186)

Juga, mungkin banyak dari kita mengeluh karena telah bersusah payah berdo’a tetapi Allah tidak kunjung mengabulkannya, “Yaa Rabb.. mengapa begini?, Ya Rabb.. mengapa begitu?, dan seterusnya” lalu sebagian dari kita gelisah, dan berputus asa. Padahal Rasulullah SAW telah melarang keterputus-asaan dalam berdo’a, dengan sabdanya: “Seseorang dari kalian akan terkabul (do’anya) selama ia tidak tergesa-gesa mengucapkan kalimat, ‘Sungguh, aku telah memohon kepada-Mu wahai Rabbi, namun belum juga terkabul’” . (Muttafaq Alaih)

“Saat terjadi penundaan ijabah (terkabulnya do’a), saat itulah iman dimurnikan dan akan menjadi jelaslah beda antara mukmin sejati dengan selainnya. Seorang mukmin disaat ijabah (terkabulnya do’a) tertunda, hatinya tidak akan berubah dalam menghadap Rabb-nya, sebaliknya justru ‘ubuddiyyahnya (ibadah) kepada Allah ‘azza wa jalla akan semakin bertambah” (DR.Abdullah Azzam).

Pertanyaannya adalah mengapa Allah tidak mengabulkan do’a kita? Ada beberapa indikasi bahwa mengapa Allah tidak mengabulkan do’a kita, antara lain:

1. Tergesa-gesa dalam berdo’a

Dengan keinginan yang mengebu-gebu tidak jarang kita melakukan segala sesuatu dengan tergesa-gesa. Inginnya agar berbagai masalah yang ada dapat terselesaikan dengan segera. Dalam riwayat Muslim; seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa itu tergesa-gesa?” Beliau menjawab, “Mengatakan ‘Aku telah banyak berdo’a tetapi aku tak kunjung melihatnya terkabul’. Lalu ia merasa rugi”.

Diriwayatkan dari Fadhalah bin 'Ubaid r.a. : Rasulullah SAW mendengar seorang laki-laki berdo’a dalam shalatnya tanpa mengagungkan Allah SWT dan tanpa bershalawat kepada Nabi SAW. Maka berkatalah Rasulullah SAW, "Orang ini terlalu tergesa-gesa". Kemudian beliau memanggil laki-laki itu dan berkata kepadanya atau kepada orang lainnya, "Jika salah seorang diantaramu berdo’a, hendaklah ia memulainya dengan memuji Tuhannya Yang Mahasuci, kemudian bershalawat kepada Nabi, setelah itu silahkan dia berdo’a apa saja yang dikehendakinya." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dalam Al Quran pun Allah SWT mengajarkan caranya berdoa dengan suara rendah dan lembut.

“Berdo’alah kepada Rabb-mu dengan berendah diri dan suara yang lembut”. (TQS.al-A’raaf: 55).

2. Memakan apa yang diharamkan Allah

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata telah bersabda Rasulullah: “Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu. Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya". (HR.Muslim)

“Hai Rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (TQS.al-Mukminun: 51) dalam surat lainnya, Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”. (TQS.Al-Baqarah: 172).

Dalam suatu kesempatan Rasulullah menerima salah seorang sahabat, ia bersabda, “Wahai Sa’ad, perbaikilah (murnikanlah) makananmu, niscaya kamu akan menjadi orang yang terkabul do’anya. Demi (Allah) yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya seseorang yang memasukkan sesuap makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amal kebaikannya selama empat puluh hari. Siapapun yang daging atau tubuhnya tumbuh dari makanan haram, maka neraka lebih pantas baginya” (HR. Imam Thabrani)


3. Memohon yang tidak mendatangkan kebaikan

Allah SWT Maha Mengetahui atas kebaikan umatnya, dalam firman-Nya “Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (TQS.al-Baqarah: 216).

Nabi SAW bersabda: "Tidaklah seorang muslim di atas bumi ini berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a melainkan do'anya tersebut akan dikabulkannya, atau dihindarkan orang itu dari bahaya sebanding dengan apa yang dimintanya, selama do'a itu tidak mengandung dosa atau bermaksud hendak memutuskan silaturrahim". Salah seorang sahabat bertanya: "Kalau bagitu kami memperbanyak do'a (permohonan)!" Nabi SAW bersabda: "Allah lebih banyak lagi (dalam mengabulkannya)". (HR. at-Tirmidzi, dishahihkan oleh al-Hakim)).

4. Belum Menutup Pintu Maksiat

Ada satu riwayat menjelaskan bahwa pada suatu saat ada seorang laki-laki bertanya kepada Ibrahim bin Adham, "Wahai Syaikh, Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an, artinya: "Berdo'alah kamu kepada-Ku, niscaya Ku-kabulkan do'amu itu". Maka aku senantiasa berdo'a kepada Allah, tetapi mengapa do'a saya tidak dikabulkan oleh Allah? Ibrahim berkata: "Itu disebabkan lima perkara, yaitu: Pertama, kamu mengenal Allah tetapi kamu tidak menunaikan hak-Nya. Kedua, kamu membaca al-Qur'an tetapi kamu tidak melaksanakan apa yang ada di dalamnya. Ketiga, kamu mengatakan mencintai Rasulullah SAW tetapi sunnah-nya kamu tinggalkan. Keempat, kamu mengatakan kami melaknati iblis tapi kamu mengikutinya. Kelima, kamu tidak memperhatikan aib pada dirimu karena disibukkan mencari aib orang lain". (Mukhtashar Jami' Bayanil 'Ilmi wa Fadhlihi).

5. Tidak Meyakini atas Kekuasaan Allah terhadap do’anya

Maksudnya hendaklah di dalam berdo'a memiliki keyakinan yang pasti tanpa keraguan sedikitpun bahwa do'anya akan dikabulkan oleh Allah dengan kekuasaan-Nya. Dari Abu Harairah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah salah seorang dari kamu mengatakan; 'Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki, rahmatilah aku jika Engkau menghendaki', tetapi hendaklah berkeinginan kuat dalam permohonannya itu karena sesungguhnya Allah tiada sesuatu pun yang memaksa-Nya untuk berbuat sesuatu.” (HR. Abu Daud).

“Atau, siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya”. (TQS.an-Naml: 62).

6. Allah Menundanya sebagai syafaat pada hari Kiamat

Tidak terkabulnya permintaan atau do'a seseorang disebabkan Allah tidak menghendaki hal tersebut. Tetapi tidak terkabulnya do'a tersebut tidak menghilangkan manfaat dari do'a itu, karena seseorang yang berdo'a sekalipun do'anya tidak dikabulkan, sesungguhnya ia tetap diberi pahala oleh Allah atas do'anya tersebut. Disebutkan oleh beberapa ulama bahwa ada kalanya Allah akan menunda terkabulnya do'a pada hari kiamat sebagai syafaat bagi pemiliknya.

“Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkan-Nya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa”. (HR. ath-Thabrani)

Berkata Umar bin Al-Khaththab: "Saya tidak terlalu mementingkan terkabulnya do'a tetapi yang terpenting bagiku adalah do'a itu (adalah ibadah) sehingga apabila kepentinganku adalah berdo'a maka ijabahnya akan mengikutinya". Demikian sehingga Allah menghimpun do’a-do’a itu sebagai bekal syafaat di hari Kiamat bagi pemilik do’a tersebut. Maha Suci Allah.

”Ketika seseorang duduk untuk berdo’a, sesungguhnya dia duduk di hadapan al-Khaliq Azza wa Jalla yang pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, dan yang lebih dekat kepada manusia daripada dirinya sendiri. Dia Yang Mahasuci, Mengetahui yang rahasia dan yang lebih tersembunyi" (TQS.Thaha: 7).

Dan bagaimana agar do’a kita dikabulkan? Rasulullah SAW telah menjelaskan secara rinci dan jelas mengenai adab dan syarat berdo’a, khususnya sebagai berikut:

1. Menghadapkan Wajah

Dalam mengajukan permintaan kepada yang berkuasa adalah menghadapkan wajah Anda. Maka, di antara adab berdoa adalah hendaknya orang yang bersangkutan menghadapkan wajahnya ke kiblat yang telah diperintahkan Allah SWT untuk menghadap kepada-Nya. Dalam Firman-Nya disebutkan:

"Dan darimana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang hak dari Tuhanmu. Dan Allah tidak sekali-kali lengah dari apa yang kamu kerjakan. Dan darimana saja kamu berangkat, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka, dan takutlah kepada-Ku. Dan agar kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk." (TQS.al-Baqarah:149-150).

Jadi, menghadapkan wajah ke arah Masjidil Haram merupakan kewajiban dalam shalat dan disunnahkan dalam berdoa.

2. Membaca Hamdalah dan Pujian

Jika seseorang meminta sesuatu kepada sesama manusia yang berkedudukan tinggi ataupun rendah, penguasa, pemimpin atau pemegang otoritas, niscaya sebelum mengajukan permintaannya dia mengucapkan suatu pujian kepada orang yang dimintainya itu. Sedangkan Allah SWT yang tiada sesuatu pun yang setara dengan-Nya, dan yang menciptakan manusia dan menjadikannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya, memberikan kepadanya harta benda, anak-anak, dan rezeki tanpa adanya keutamaan di pihak manusia, Dia tentu lebih berhak untuk dipuji dengan puji-pujian yang baik. Allah SWT berfirman:

"Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan jadilah kamu diantara orang-orang yang bersujud (shalat)”. (TQS.al-Hijr: 98)

"Dan katakanlah: 'Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak." (TQS.al-Israa: 111)

"...dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya." (TQS.Thahaa: 130)

"Katakanlah: 'Segala puji bagi Allah', tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui." (TQS. Luqman:25)

"Dan bertawakalah kepada Allah Yang Hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya." (TQS.al-Furqan: 58)

Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kita agar memuji Allah, bersyukur kepada-Nya, serta memuji-Nya setiap saat. Diriwayatkan dari Abdullah bin Zubair r.a. bahwa Rasulullah SAW mengucapkan pada setiap kali selesai shalat, sesudah malam:

"La ilaha illa Allah wahdahu la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa'ala kulli syai'in qadir. La hawla wala quwwata illa billah. La ilaha illa Allah wala na'budu illa iyyah, lahunni'matu walahul fadhlu walahuts-tsna'ul hasanu, La ilaha illa Allah mukhlishina lahuddin walau karihal kafirun".

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya segala nikmat dan bagi-Nya keutamaan, dan bagi-Nya pujian yang terbaik. Tidak ada Tuhan selain Allah, dengan mengikhlaskan agama bagi-Nya sekalipun orang-orang kafir benci".

Berkata Ibnu Zubair: "Rasulullah SAW bertahlil dengan kalimat-kalimat diatas pada setiap selesai shalat fardhu." (HR. Muslim).

Diriwayatkan dari Salamah bin al-Akwa' r.a. "Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW mengawali doa kecuali dengan kata-kata: "Subhana rabbiyal a'la al'aliyyul wahhab". Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi, Maha Pemberi". (HR. Ibnu Abi Syaibah).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah SAW: "Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan Hamdalah, akan terputus." (Hadits Hasan riwayat Abu Dawud dan lainnya).

Diriwayatkan dari Anas r.a.: "Rasulullah SAW telah bersabda: 'Sesungguhnya Allah meridhai hamba-Nya yang memakan makanan kemudian memuji-Nya karena-Nya, atau meminum minuman dan memuji-Nya karenanya.” (HR. Muslim)

Diriwayatkan dari Aisyah r.a.: "Pada suatu malam aku kehilangan Nabi SAW, lalu aku meraba-raba dan kutemukan beliau sedang ruku', atau sujud, sambil mengucapkan: "Subhanaka wa bihamdika la ilaha illa anta" Artinya: "Mahasuci Engkau, dan dengan segala puji-Mu. Tiada Tuhan selain Engkau".

Dan dalam sebuah tiwayat (HR. Muslim) disebutkan: "Maka tanganku menyentuh bagian bawah telapak kaki beliau yang tegak, sedang beliau mengucapkan:

"Allahumma inni a'udzu bi-ridhaka min sakhatikha wa bimu'afatika min 'uqubatika, wa a'udzu bika minka, La uhshi tsana'an 'alaika, anta kama atsnaita 'ala nafsika".

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tak bisa menghitung pujian bagi-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji diri-Mu".

3. Memohon Ampunan

Diantara adab berdo’a adalah, hendaknya orang yang berdoa itu memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukannya baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, baik yang diketahui maupun yang tidak diketahuinya, baik yang diingatnya maupun yang dilupakannya, sebab bagi Allah SWT, segala sesuatu itu tersimpan di sisi-Nya di dalam Kitab yang tersimpan hingga Hari Pembalasan, dan Dia mengetahui apa yang ada di Langit dan apa yang ada di Bumi, dan apa yang ada diantara keduanya. Dia juga mengetahu apa yang kita rahasiakan dari urusan kita, dan apa yang kita nyatakan. Dia mengetahui apa yang rahasia dan tersembunyi, dan setiap jiwa mengetahui apa yang disembunyikanya, dan Dia-lah yang akan memperlihatkan kepada jiwa-jiwa kita, akal kita, serta apa yang tersembunyi, karena disisi-Nya hal itu diketahui. Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di Bumi, dan tidak (pula) di Langit." (TQS.Ali Imran: 5).

"Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu." (TQS.al-Baqarah: 284).

"Dia mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati." (TQS.al-Mukminun: 19).

Memohon ampun disertai dengan tobat yang benar dan niat yang ikhlas demi Allah SWT akan menyucikan jiwa dan membersihkannya dari dosa-dosa. Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk beristighfar dengan firman-Nya:

"Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang banyak, dan mohonlah ampun kepada Allah." (TQS.al-Baqarah: 199).

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, (Jika kamu mengerjakan yang demikian, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus)." (TQS.Hud: 3).

"Dan Mohonlah ampun kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (TQS.al-Muzzammil: 20).

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim bahwa ada seorang Badui datang kepada Nabi SAW dan bertanya: "Apakah Tuhan itu dekat sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya, ataukah jauh, sehingga kami harus menyeru-Nya? Maka Nabi SAW terdiam, dan sebagai jawabannya turunlah firman-Nya:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku”. (TQS.al-Baqarah: 186).

Berhati-hati dalam berdo’a, Allah melarang do'a kejelekan bagi orang yang berdo’a dan orang lain sekalipun seorang bapak atau ibu yang mendo'akan kejelekan kepada anaknya sewaktu marah, karena Rasulullah mengkhawatirkan do'a itu bertepatan dengan waktu dimana pada saat itu Allah menerima atau mengabulkan do'a dari hamba-Nya, sebagaimana sabda Nabi SAW:

"Janganlah kamu berdo'a buruk terhadap dirimu, begitupun terhadap anak-anakmu, dan terhadap harta bendamu. Jangan sampai nanti do'amu itu bertepatan dengan suatu saat dimana Allah sedang memenuhi permohonan, hingga do'a burukmu itu benar-benar terkabul". (HR Muslim).

“Jangan mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu”. (Ibnu Khuzaimah)

Beberapa Waktu yang memiliki Keutamaan dalam Berdo’a.
  • Antara adzan dan iqamat
  • “Do'a yang diucapkan antara adzan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah)”. (HR. Ahmad)
  • Sepertiga terakhir dari malam hari
  • Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepada-Ku akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa-dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)
  • Akhir Shalat Fardhu
  • Rasulullah SAW ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?" Lalu Rasulullah SAW menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah)
  • Hari Jum'at
  • “Pada hari Jum'at terdapat saat yang apabila seorang muslim memohon kepada Allah sesuatu kebaikan maka Allah akan memberinya, yaitu saat antara duduknya seorang imam (Khatib) sampai usainya shalat.” (HR. Muslim)
  • Sedang di zhalimi, dan sebagainya
  • “Hati-hatilah terhadap do’a orang-orang yang dizhalimi, karena sesungguhnya antara do’anya dan Allah tidak ada hijab yang menghalangi” (al-Hadits).
“Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik)”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Waktu lainnya yang baik untuk berdoa:

  • Hari Arafah,
  • Bulan Ramadhan,
  • Ketika sahur,
  • Ketika sedang sujud
  • Ketika turun hujan,
  • Ketika mulai pertempuran
  • Dalam ketakutan.
Mari Kita Semua Berdo’a dan saling mendo’akan “Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

Sahabat, do’akanlah aku dalam setiap waktumu dalam berdo’a, karena :
“Do'a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah”. (HR. Ahmad)

Ali ra. berkata, "Rasulullah SAW lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Allah, rahmatilah aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara do’a untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR. Ad-Dailami)

“Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah.” (HR. ath-Thabrani)

Wallahu ‘alam bishowab

Sumber Asli : AlVoices.com

Jus Nanas Efektif Mengobati Batuk

http://www.iwansetiawan.com/2014/04/jus-nanas-efektif-mengobati-batuk.html

Nanas banyak mengandung enzim bromelain, suatu enzim dengan sifat anti - inflamasi. Enzim ini diketahui dapat digunakan untuk melawan infeksi dan membunuh bakteri. Jus yang terbuat dari nanas segar dapat menekan batuk lima kali lebih efektif daripada obat batuk sirup.

Satu cangkir jus nanas mengandung hampir 50% kebutuhan harian untuk asupan vitamin C. Nutrisi yang bermanfaat ini bekerja untuk memperlancar penggunaan enzim penting dalam tubuh yang mengatur metabolisme dan pertukaran energi .

Jus nanas juga mengandung mangan tingkat tinggi,  mineral yang sangat membantu pembentukan tulang dan jaringan ikat yang sehat. Mangan berfungsi untuk menyerap kalsium yang banyak, melakukan metabolisme karbohidrat dan lemak, dan meningkatkan fungsi saraf pada umumnya.

Sebagian bromelain biasanya diserap oleh tubuh secara utuh, sehingga diduga memberi efek luar bagi saluran pencernaan. Bromelain sering dipasarkan sebagai anti-inflamasi alami untuk meredakan kondisi arthritis. Dan merupakan salah satu suplemen paling populer di Jerman, digunakan dan disetujui untuk mengobati peradangan dan pembengkakan pada hidung serta sinus karena operasi atau cedera.

Jika Anda mengalami batuk persisten dan bukan karena sesuatu yang serius seperti pneumonia, maka Anda bisa menggunakan jus nanas sebagai sirup obat batuk alami. Jus nanas jelas lebih murah, tidak mengandung bahan kimia beracun dan justru berisi nutrisi yang akan membantu melawan pilek.

Minum jus nanas membantu meredakan sakit tenggorokan dan membantu tubuh untuk mengeluarkan lendir dengan mudah.  Lendir yang banyak dan susah dikeluarkan dari dalam paru-paru atau sinus dapat menyebabkan batuk, bersin dan infeksi yang bisa berujung pada hal parah seperti kejang-kejang.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "Der Pharma Chemica" pada tahun 2010, para peneliti berusaha untuk menemukan pengobatan bermanfaat bagi pasien yang memiliki penyakit TBC, penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penelitian mereka menemukan bahwa campuran jus nanas, merica, garam dan madu yang diberikan kepada pasien setiap hari membantu untuk melarutkan lendir di dalam paru-paru mereka.

Pada penelitian selanjutnya, peneliti menemukan bahwa ekstrak nanas dapat menurunkan lendir lima kali lebih cepat dari obat batuk biasa. Pasien pulih 4,8 kali lebih cepat dan memperlihatkan penurunan semua gejala yang berhubungan dengan batuk, terutama batuk-batuk kecil yang sering.

Berikut ini adalah salah satu resep juice nanas  penghilang batuk yang disarankan oleh Karen Foster seorang ahli gizi holistik; Untuk ramuan jus nanas ini sebaiknya tidak perlu tambahan gula, jadi cukup dengan rasa manis alami nanas dan hindari menggunakan nanas yang diawetkan dalam kaleng. Sebaiknya gunakan nanas segar yang bisa anda beli di pasar buah atau toko buah.

Bahan yang perlu Anda siapkan

- 1 cangkir jus nanas segar
- 1/4 cangkir jus lemon segar
- 1 buah jahe (sekitar 3 inci)
- 1 sdm madu
- 1/2 sdt merica

Campurkan semua bahan dan aduk sampai rata. Cukup minum 1/4 cangkir ramuan tadi 2 sampai 3 kali sehari.  Ulangi minum campuran jus nanas tadi setiap hari.

Sumber asli : preventdisease.com


Patrick Anjing yang Selamat dari Pembuangan


Bila Anda melihat anjing yang bernama Patrick ini, pada awalnya hati Anda akan merasa ngeri melihat kondisinya. Patrick ditemukan terbungkus dalam kantong sampah dan terbenam di bawah kain parasut. Sebuah truk sampah sudah siap untuk membawanya pergi, sampai ada orang yang melihat dan menyelamatkannya pada saat terakhir ia akan diangkut.

Tidak diketahui secara pasti bagaimana anjing ini berakhir di tempat sampah, tetapi diketahui bahwa sang pemilik anjing ini sebelumnya mengikatnya ke pagar dan tidak memberinya makan selama lebih dari seminggu.

Tubuh kurus Patrick saat ditemukan



Makan dulu biar sehat

Membutuhkan waktu dan cinta yang banyak untuk menyembuhkannya

BAB pertanda bagus, organ dalamnya masih bekerja dengan baik




Patrick saat ini

Kisah Patrick adalah kisah yang bisa menghangatkan hati. Mengingatkan kita bahwa bahwa gerakan kecil dari cinta dan perhatian bisa membawa perubahan yang besar.

Sumber asli : sftimes.co

Kisah Penjual Pisang dan Anaknya

http://www.iwansetiawan.com/2014/04/kisah-penjual-pisang-dan-anaknya.html

Kisah ini terjadi beberapa minggu yang lalu, tapi masih membekas dalam pikiranku. Kejadian hari itu membuatku sadar bahwa kita kadang kurang bersyukur dan suka mengeluh dengan kesulitan yang sebenarnya tidak terlalu besar. Kisah ini kuceritakan semoga kita bisa mengambil hikmah bahwa masih banyak orang di luar sana yang masih lebih menderita daripada kita tetapi mereka tetap berjuang dan bersyukur dengan apa yang sudah mereka miliki.

Malam itu sekitar setengah puluh malam saya dan dua orang tetangga komplek sedang ngobrol di gardu siskamling samping rumah. Banyak hal yang kami obrolkan, dari soal politik, olah raga sampe masalah warga komplek dibahas dengan lugas layaknya talk show di TVyang sedang marak. Ketika itu lewatlah seorang penjual pisang yang ditemani seorang bocah seumuran anak SD. "Pisang...pisang..." begitu teriaknya untuk menarik perhatian orang-orang, barangkali ada yang tertarik untuk membeli pisang yang dibawanya.

Agak heran, karena jarang atau bahkan baru kali ini kami melihat ada penjual pisang keliling mnejual dagangannya malam hari begini, dimana sudah banyak orang yang beristirahat duduk santai nonton TV bersama keluarganya. Terhenti sejenak obrolan kami mengamati si tukang pisang tersebut, muncul beberapa pertanyaan diantara kami, "Mengapa sudah malam begini masih ada saja tukang pisang keliling?" celetuk salah satu tetanggaku, "Kenapa bawa anak kecil segala?" tandas tetanggaku yang lain lagi ingin tahu. Saya juga memperhatikan dan bertanya-tanya melihat anak yang bersama penjual pisang selalu memegang keranjang pisang.

Akhirnya kami mencoba menegurnya, "Wah, malam-malam masih ada pisang, ya Mang?" tanyaku. "Iya pak, ada pisang raja dan pisang ambon, masih seger dan masak di pohon, pak." Sahut si tukang pisang. "Ini anak mamang?" tanya tetangga di sampingku."Iya pak, anak saya yang ke dua." jawabnya. "Kok malam-malam ikut jualan apa tidak belajar, mang?" tanya tetanggaku yang lain penasaran. "Sudah belajar pak tadi sore sebelum nganter bapak jualan." Kali ini anak itu yang menjawab. "Kok bapak malam-malam gini masih jualan bawa anak lagi, apa gak kasihan anak bapak kan besok pagi-pagi harus ke sekolah." Tanyaku. "Bapak saya buta, jadi terpaksa harus diantar kalau mau julan keliling pak." Sahut anak itu menjelaskan.

Kami begitu kaget mendengar penjelasan anak penjual pisang itu, bagaimana tidak, seorang penjual pisang buta mencari nafkah sampai malam keliling komplek ditemani anaknya yang masih kecil. "Bapak kalau pagi mangkal di dekat pasar, selepas ashar beliau keliling komplek pak, untuk menjual sisa daganganya". Timpal anak itu. Itu semua dilakukan demi menghidupi dua anak dan sang istri.

Karena merasa simpati kami membeli psiang dari penjual pisang buta tersebut. Dengan niat membantu, dua orang tetanggaku membeli pisang dengan melebihkan pembayaran dari harga yang ditawarkannya. Ketika si penjual memberikan kembalian uang tersebut, tetanggaku berkata "Sudah pak, itu kembaliannya buat bapak saja."  Tapi penjual itu menolak dengan halus sembari  berkata "Maaf pak saya jualan bukan pengemis, ini pak uangnya." Sahutnya. dia mengembalikan semua kelebihan uang kami yang sebenarnya sengaja kami berikan. Kemudian si penjual pisang permisi dan pergi bersama anaknya menjajakan daganganya sembari menuju pulang ke kampungnya.

Terbetik dalam sanubari kami masing-masing, masih ada orang seperti ini di dunia ini. Orang yang jelas-jelas membutuhkan uang, tapi tidak mau menerima pemberian demi harga diri dan prinsip yang begitu luhur, "Saya jualan bukan pengemis, pak" kata-kata itu masih terngiang-ngiang di telingaku.

Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari kisah tersebut yaitu kerja keras si penjual pisang walaupun matanya buta tetapi tetap berjuang demi hidup dan keluarganya. Berusaha keras dan tidak putus asa menghadapi kesulitannya. Sementara banyak orang  yang lebih sempurna tidak memiliki cacat banyak membuang waktu dengan bersantai-santai serta sering mengeluh bila menghadapi masalah. Semoga kisah ini bisa menjadi pelajara agar kita bisa lebih mensyukuri nikmat dan anugerah yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Source : facebook.com

Hindari Kalimat Ini Pada Anak

http://www.iwansetiawan.com/2014/03/hindari-kalimat-ini-pada-anak.html

Tahukah anda komunikasi kepada Anak merupakan salah satu dasar pembentukan mental dan kepribadiannya. Tanpa sadar orang tua kadang mengeluarkan kata atau kalimat yang berdampak kurang baik bagi si anak walaupun kelihatannya kalimat itu sepele dan tidak mengndung arti yang negatif.

Dilansir dari Yahoo Shine, ada beberapa kalimat yang memang tidak sebaiknya diucapkan kepada anak. Perhatikan, kalau Anda biasanya seringkali memakai kalimat ini kepada anak, usahakan untuk mengganti kalimat tersebut sejak dini.

"Aduh pinter...", "Aduh cantiknya...",  dan lain sebagainya
Pujian kepada anak memang dapat meningkatkan kepercayaan diri si anak. Tetapi di sisi lain ada efek yang kurang baik dan bisa menjadi bumerang bagi pertumbuhan mental dan kepribadian si anak. Kalimat pujian sebenarnya tidak akan menjadi masalah apabila digunakan secara bijaksana dan pada waktu tepat. Tetapi bila terlalu sering diucapkan akan membuat anak jadi over PD, selain itu ketika mereka gagal dalam melakukan sesuatu akan membuat beban dan mereka akan menemukan fakta bahwa kalimat yang Anda ucapkan itu hanya kalimat manis yang menghibur semata. Memang sulit menggunakan kalimat ini, tetapi kalau Anda dengan bijak menggunakannya, anak-anak akan memahami maknanya dengan lebih baik kok.

"Pokoknya kamu yang terbaik...", "Kamu yang paling hebat....",
Sama halnya kalimat di atas sebelumnya, menekankan bahwa anak adalah yang terbaik di satu sisi akan membuat anak jadi percaya akan kemampuan dirinya, di sisi lain Anda sedang membangun tembok kesombongan yang akan membuat anak jadi merasa paling hebat. Bila hal ini terjadi maka Anda juga sedang membangun sifat merendahkan terhadap orang lain di dalam diri si anak, karena ia akan selalu merasa tidak ada orang lain yang lebih hebat ketimbang si anak. Hal ini tentu berbahaya bagi perkembangan sifat si anak apalagi akalu terbawa sampai dewasa. Anak akan menjadi egois dan tidak bisa legowo dan belajar dari orang lain. Sifat keras kepalanya juga akan terbentuk karena ia merasa yang paling benar.

"Kamu nakal sekali!"
Kalimat ini adalah kebalikan dari kalimat diatas sebelumnya. Adalah hal yang sangat buruk untuk melabeli anak dengan "nakal/badung/bandel", karena bisa saja membuat anak menjadi bersifat negatif (rendah diri) juga mereka akan berpikir itu adalah jati diri mereka dan berusaha untuk membenarkan perkataan Anda kalau mereka nakal atau bandel. Coba tunjukkan ketidaksukaan Anda pada sikap yang tidak baik, dengan memberi nasihat dan menunjukan bahwa sikap seperti itu tidak baik untuk dilakukan.

"Kenapa? - Ya karena begitu..."
Anak-anak ibaratnya seperti gelas kosong yang haus akan air. Ketika Anda tak punya penjelasan yang tepat akan sesuatu, jadikan itu sebagai PR Anda.Semisal Anda tak tahu akan jawaban dari anak Anda, jangan menjawab dengan simple "Ya karena begitu..." Jawab saja dengan jujur, "Maaf ya mama belum tahu jawabannya, tetapi akan mama cari tahu." Kejujuran sedang Anda tanamkan di sini, demikian juga kerendah hatian serta keingintahuan untuk belajar sesuatu yang baru.

"Mama enggak peduli kamu mau apa!"
Kadang, saat ada lebih dari 1 anak yang harus Anda puaskan, sulit untuk bisa memberikan mereka semua apa yang mereka mau. Kadang, saat mereka merengek di saat bersamaan karena meminta hal-hal yang berbeda, tanpa sadar, banyak orang mengatakan kata-kata semacam ini kepada anaknya. Namun, hal ini bisa membekas di pikiran anak-anak, karena mereka akan berpikir bahwa Anda tak peduli pada kebutuhannya, dan imbasnya mereka bisa tidak menghormati Anda. Ingat, menghadapi emosi mereka tidak berarti menyerah dan memenuhi permintaan mereka.

"Tunggu sampai Papa/Mama pulang nanti!"
Kalimat ini akan memberi kesan anda tidak mampu dan tidka memiliki kontrol untuk mengatasi diri si anak. Mengatakan kalimat ini akan membuat si anak menyepelekan otoritas Anda dan pada akhirnya membuat si anak berpikir dan bertanya kepada diri sendiri, mengapa mereka harus mendengar Anda?

"Jangan cengeng ah!"
Anak-anak seringkali menangis saat tak dapat mengungkapkan emosi, ketika manja, atau ketika keinginannya tidak dituruti. Menangis adalah hal yang sangat manusiawi. Namun memarahinya tidak akan membuat ia tahu bahwa menangis akan menyelesaikan masalah. Berikan penjelasan yang masuk akal pada si kecil apabila memang Anda tak bisa memenuhi keinginannya. Apabila ia menangis, usap air matanya, biarkan ia berhenti menangis sendiri tanpa Anda harus memarahinya.

"Jangan kayak cewek dong"
Mengucapkan kata-kata seperti ini kepada anak laki-laki sebenarnya kurang pantas. Anda sedang menerapkan dalam pikirannya bahwa wanita adalah makhluk lemah sedangkan pria adalah makhluk kuat. Kenyataannya, keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan bukan?

"Kenapa kamu enggak bisa kayak..."
Membandingkan anak dengan anak lain, entah itu saudara kandungnya atau teman sekolahnya sama artinya Anda menanamkan bibit kerusakan di dalamnya. Merasa lemah dan tidak baik bisa memicu anak yang akan "meledak" di suatu waktu dan pertikaian di antara saudara. Ketimbang membuat mereka merasa rendah diri dibanding kelebihan orang lain, pujilah ia akan hal-hal baik yang ia bisa, tawarkan bantuan di area yang mereka kurang kuasai.

"Ayo buruan dong, jangan lelet" 
Anak-anak terkadang kurang paham mengapa mereka harus melakukan segala hal dengan cepat. Terkadang mereka masih ingin melakukan ini dan itu dulu. Dan inilah yang harus Anda ajarkan sejak kecil bahwa ada hal lain yang sedang menunggunya. Ia memang tak harus terburu-buru dan Anda tak harus menyeretnya sampai ia terseok-seok atau tersandung. Apabila memang tidak ingin terlambat, maka segala sesuatu harus dilakukan lebih awal.

"Enggak usah takut. Enggak kenapa-kenapa, kok!"
Kemampuan seorang anak untuk merasa aman dan mengkomunikasikan perasaannya adalah hal yang sangat penting bagi pertumbuhannya. Meski Anda pikir ini adalah sikap manis dan baik, tetapi sebenarnya kata-kata seperti ini mengimplikasikan bahwa emosi mereka tidak benar. Dengarkan dan hadapi ketakutan mereka ketimbang meremehkan dan membuat mereka mengacuhkan perasaan mereka.

Sumber asli: Yahoo Shine

10 Nasehat Inspiratif Albert Einstein

10 Nasehat Inspiratif Albert Einstein


Orang-orang telah lama mengenal Albert Einstein sebagai seorang yang jenius. Dia adalah seorang fisikawan, filsuf, penulis, dan mungkin ia adalah ilmuwan paling berpengaruh yang pernah hidup. Ia juga telah membuat kontribusi yang besar kepada dunia ilmu pengetahuan, seperti menciptakan teori relativitas, menemukan kosmologi relativistik, dan masih banyak kontribusi ilmiah lainnya.

Einstein menerima Penghargaan Nobel pada tahun 1921 karena pengabdiannya di bidang Fisika, khususnya untuk penemuan Teori Efek Fotolistrik. Dia juga telah menerbitkan lebih dari 300 karya ilmiah dan lebih dari 150 karya non-ilmiah. Einstein dianggap sebagai bapak fisika modern dan mungkin ilmuwan yang paling sukses yang pernah ada.

Di bawah ini ada sepuluh nasehat Albert Eisntein yang mungkin bisa juga memberikan inpirasi bagi kehidupan Anda.


1. Ikuti terus rasa ingin tahu Anda
“Saya tidak memiliki bakat khusus. Saya hanya sangat senang mengikuti rasa ingin tahu saja.
Seperti apa rasa ingin tahu itu? Apakah anda memiliki rasa ingin tahu yang besar? Dan apakah anda belajar terus untuk memenuhi rasa ingin tahu Anda. Jika anda memiliki keingin tahuan terhadap sesuatu maka itu adalah hal yang bagus. Kejarlah jawaban dari keingin tahuan Anda. Karena mengejar jawaban dari rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.


2. Ketekunan itu tak ternilai harganya
“Bukannya karena saya cerdas, hanya saja saya memberikan waktu lebih lama dalam menekuni suatu masalah.”
Bayangkan seekor penyu di tengah lautan yang luas dengan tekun berenang untuk mencapai tepi pantai. Apakah anda juga bersedia bertahan dengan tekun mencapai tujuan Anda. Ada ungkapan populer di kalangan pegawai pos, ‘selembar prangko menjadi bernilai karena kemampuannya menempel pada surat hingga sampai ke tujuannya’. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.

3. Fokuslah pada saat ini
“Seorang pria yang mencium gadisnya saat sementara sedang menyetir mobil, sebenarnya sama sekali tidak memberi ciuman yang layak dan tulus pada gadisnya.
Ayah saya pernah berkata, "Kamu tidak akan bisa naik dua ekor kuda pada saat bersamaan." Saya hanya ingin mengatakan, Anda bisa melakukan apa saja, tapi tidak melakukan semuanya sekaligus. Belajarlah untuk fokus pada apa yang sedang anda kerjakan, berikan semua perhatian anda untuk apa pun yang sedang Anda lakukan. Energi yang terfokus adalah kekuatan, dan fokus perhatian Anda akan membuat perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan.


4. Imajinasi adalah kekuatan yang dahsyat
"Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah bayangan obyek kehidupan masa depan. Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan."
Apakah Anda menggunakan imajinasi Anda setiap hari? Einstein mengatakan imajinasi lebih penting dari pengetahuan! Imajinasi Anda adalah bayangan obyek masa depan Anda sebelum menjadi nyata. Einstein juga melanjutkan dengan mengatakan, "Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan, tapi imajinasi." Apakah Anda melatih "otot imajinasi" Anda setiap hari. Sebaiknya jangan biarkan kekuatan imajinasi Anda yang hebat tertidur karena tidak pernah digunakan.


5. Buatlah kesalahan
“Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tidak pernah mencoba sesuatu yang baru.”
Jangan pernah takut membuat kesalahan. Ingat baik-baik, kesalahan bukanlah kegagalan. Kesalahan dapat membuat Anda lebih baik, lebih pintar dan lebih cepat, jika Anda menggunakan mereka dengan benar. Temukan kekuatan dalam kesalahan Anda. Sudah saya katakan sebelumnya dan akan saya katakan lagi, jika Anda ingin sukses, lipat gandakan jumlah kesalahan yang Anda buat. Dan belajarlah dari kesalahan Anda.


6. Hiduplah saat ini
“Saya tak pernah memikirkan masa depan, –itu akan datang sesaat lagi.”
Satu-satunya jalan agar hidup Anda berjalan dengan baik di masa depan adalah dengan hidup sebaik mungkin pada saat sekarang. Gunakanlah waktu saat ini sebaik-baiknya untuk hal yang berguna. Jangan pernah menunda-nunda. Kita tidak mungkin hadir di hari kemarin atau di hari esok untuk mengubahnya. Karena itu menjadi sangat penting sekali untuk mendedikasikan semua usaha Anda pada saat "sekarang." Ini satu-satunya waktu yang penting bagi Anda, dan ini satu-satunya kesempatan Anda.


7. Lakukan hal berharga
“Berusahalah dengan keras, bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga.
Jangan buang waktu Anda untuk menjadi sukses, tapi habiskan waktu Anda melakukan hal yang berharga. Jika Anda berharga, maka Anda akan menarik keberhasilan. Temukan bakat dan potensi yang Anda miliki, pelajari dan kembangkan agar bakat dan potensi Anda bisa memberi manfaat bagi orang lain. Kerjakan sesuatu yang berharga dan kesuksesan akan mengejar Anda.


8. Jangan mengharapkan hasil berbeda
“Kegilaan adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda.”
Anda tidak bisa terus melakukan hal yang sama setiap hari dan mengharapkan hasil yang berbeda. Dengan kata lain, Anda tidak dapat terus melakukan rutinitas yang sama dan berharap untuk terlihat berbeda. Bila ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah, mengubah tindakan dan pemikiran ke tingkat dimana akan mampu merubah tingkat hidup Anda.


9. Pengetahuan datang dari pengalaman
“Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.”
Anda dapat mendiskusikan tugas, tetapi diskusi hanya akan memberikan Anda pemahaman filosofis itu saja, Anda harus mengalami sendiri pengalaman untuk mengetahui dengan baik suatu pelajaran? Jadi dapatkanlah pengalaman! Jangan menghabiskan waktu Anda bersembunyi di balik informasi spekulatif, pergi lihat sendiri ke sana dan lakukanlah, dan Anda akan mendapatkan pengetahuan tak ternilai.


10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik.
“Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain.”
Secara sederhana, ada dua hal yang harus Anda lakukan. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah untuk mempelajari aturan permainan. Tidak terdengar menarik, tapi itu penting. Kedua, Anda harus berkomitmen untuk bermain game lebih baik daripada orang lain. Jika Anda dapat melakukan dua hal ini, kesuksesan akan menjadi milik Anda!

Terima kasih telah membaca, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.

Sumber : www.dumblittleman.com
 
Proudly powered by Blogger Template by Creating Website
Iwan Setiawan Blog Sitemap
© www.iwansetiawan.com All Rights Reserved